Kemungkinan Sampah Antariksa Jatuh di Indonesia Sangat Tinggi

Era penjelajahan ruang angkasa sudah berumur lebih dari 60 tahun. Konsekuensi logisnya, jumlah sampah benda langit di atmosfir Bumi juga terus bertambah. Sebagian besar berupa ribuan roket dan satelit bekas. Salah satu masalah yang menjadi sorotan adalah, bagaimana jika sampah-sampah ini jatuh ke Bumi. Sampah antariksa yang ketinggiannya di bawah 600 km berpotensi jatuh. Setiap satelit atau sampah antariksa orbitnya pasti melewati ekuator, sehingga peluang jatuh di daerah ekuator sangat besar dibandingkan dengan di wilayah lintang tinggi.

“Jadi dilihat dari probabilitasnya, Indonesia yang merupakan negara ekuator terbesar sangat potensial kejatuhan satelit atau sampah antariksa,” kata Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Meskipun potensi sampah antariksa jatuh di wilayah Indonesia sangat tinggi, kemungkinan untuk membahayakan manusia sangat kecil. Karena perbandingan luasnya daerah jelajah dengan ukuran satelit atau sampah antariksa sangat jauh.

“Karena wilayah Bumi khususnya wilayah Indonesia sebagian besar tidak berpenduduk, yaitu berupa laut, hutan, maka probabilitas untuk membahayakan manusia kecil sekali. Secara umum probabalitasnya lebih banyak jatuh ke wilayah yang tidak berpenduduk karena di Bumi ini presentasi jumlah wilayah yang berpenduduk kecil sekali dibandingkan luas Bumi,” urainya.

Sumber: https://inet.detik.com/science/d-4693530/kemungkinan-sampah-antariksa-jatuh-di-indonesia-sangat-tinggi

Masukkan kata kunci pencarian pada kotak pencarian di atas, kemudian tekan Enter. Atau tekan Esc untuk keluar.

 

.:: COMING SOON ::.