Miris, Foto Ini Jadi Bahan Hoax Korban Meninggal Virus Corona

Foto milik Reuters yang dijadikan bahan hoax virus corona.

Di tengah situasi memprihatinkan seperti saat virus corona merenggut nyawa ratusan orang seperti sekarang, ada saja pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan hoax atau kabar bohong.

Dari sekian banyak hoax yang beredar, salah satunya ada hoax yang memanfaatkan karya seorang fotografer dan membuat deskripsi seolah kondisi dalam foto adalah peristiwa jatuhnya korban virus corona.

Seperti dikutip dari The Quint, narasi tersebut beredar dalam bahasa Inggris di sejumlah grup WhatsApp. Sejauh ini memang belum diketahui ada yang versi bahasa Indonesia. Tapi yang jelas, hoax semacam ini bisa menyebar dengan cepat ke siapa saja.

“Korona virus, virus yang sangat sangat mematikan, diperkirakan segera tiba di India. Hindari mengonsumsi minuman dingin, es krim, koolfee, dan makanan apapun yang diawetkan, milkshake, es batu, es kola, susu manis yang sudah lebih dari 48 jam atau setidaknya 90 hari dari sekarang,” demikian bunyi peringatan pada hoax tersebut.

Dengan menyertakan foto yang memperlihatkan orang bergelimpangan di jalan, si pembuat hoax membuat narasi seolah orang-orang di foto adalah korban yang berjatuhan akibat terinfeksi virus corona.

Faktanya, foto tersebut sama sekali tidak terkait dengan virus corona yang sedang mewabah. Foto ini merupakan milik kantor berita internasional Reuters, berlokasi di Frankfurt, Jerman, dan diambil pada tahun 2014.

Yang terjadi sebenarnya, orang-orang dalam foto tersebut bukan meninggal bergelimpangan, melainkan diatur berbaring secara acak di jalanan sebagai bagian dari proyek seni untuk memperingati jatuhnya korban pertempuran di kamp konsentrasi Katzbach, Frankfurt pada 1813.

Foto ini juga pernah dipublikasikan oleh situs berita Voice of America tertanggal 25 Maret 2014. Caption foto pun menjelaskan bahwa kondisi di foto merupakan proyek seni untuk memperingati peristiwa bersejarah Katzbach yang diambil pada 24 Maret 2014.

Selain foto yang disalahgunakan, isi pesan yang menyertai gambar tersebut foto juga salah. Tidak ada sama sekali dari poin-poin yang disebutkan itu, merupakan cara-cara pencegahan virus corona yang disebutkan badan kesehatan dunia WHO.

WHO tidak pernah menyebutkan bahwa untuk mencegah agar tidak tertular virus corona adalah dengan menghindari minuman dingin dan bermacam makanan yang diawetkan. Yang benar, WHO menganjurkan kita agar sering mencuci tangan dengan sabun atau membersihkannya dengan cairan alkohol, menghindari kontak terlalu dekat dengan siapa saja yang sedang demam dan batuk, serta menghindari kontak langsung dengan hewan liar atau ternak hidup tanpa perlindungan.

Jadi jelas ya kalau informasi tentang foto tersebut hoax. Jangan lupa untuk selalu cek ulang setiap informasi yang beredar di media sosial atau WhatsApp group agar kita terhindar dari hoax.

Sumber: https://inet.detik.com/cyberlife/d-4895581/miris-foto-ini-jadi-bahan-hoax-korban-meninggal-virus-corona

Masukkan kata kunci pencarian pada kotak pencarian di atas, kemudian tekan Enter. Atau tekan Esc untuk keluar.

 

.:: COMING SOON ::.