Setelah Bertahun-tahun Mangkrak, Kini C-130B Hercules A-1303 TNI AU Terbang Kembali

C-130B registrasi A-1303 sebelum melaksanakan uji terbang perdana setelah menjalani retrofit dan upgrade di Depohar 10. Sumber gambar: Dispenau.
C-130B registrasi A-1303 sebelum melaksanakan uji terbang perdana setelah menjalani retrofit dan upgrade di Depohar 10. Sumber gambar: Dispenau.

Pesawat angkut C-130B TNI Angkatan Udara nomor registrasi A-1303 yang telah bertahun-tahun mangkrak, kini berhasil diterbangkan kembali. Setelah menjalani proses retrofit dan upgrade, pesawat milik Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang itu berhasil menjalani uji terbang (test flight) perdana oleh Letkol Pnb Subhan di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Rabu (7/9/2016).

C-130B registrasi A-1303 menjalani proses retrofit dan upgrade di Satuan Pemeliharaan (Sathar) 14, Depo Pemeliharaan (Depohar) 10, Bandung. Satuan ini berada di bawah jajaran Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Koharmatau).

Sementara C-130B/A-1303 merupakan satu dari 10 unit C-130B Hercules pertama yang dimiliki Indonesia sejak tahun 1960. Pesawat Hercules Tipe B merupakan “hasil barter” Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat yang menginginkan dibebaskannya Allan L. Pope, pilot bayaran berkewarganegaraan AS yang ditawan pemerintah Indonesia kala itu.

Komandan Koharmatau Marsda TNI Robert Suter Marut mengatakan, proses retrofit dan upgrade C-130B TNI AU merupakan program pemeliharaan tingkat berat lanjutan yang dilaksanakan guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan.

Retrofit dan upgrade C-130B dilaksanakan berdasarkan kontrak jual beli antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan AIROD Sdn Bhd Malaysia Nomor: Trak/1558/XII/2010/AU Amandemen III Tanggal 29 Oktober 2015 tentang Pengadaan Upgrade dan Retrofit Pesawat Angkut C-130.

Dankoharmatau Marsda TNI Robert Suter Marut dan jajaran berbincang di samping C-130B/ A-1303. Sumber gambar: Dispenau.
Dankoharmatau Marsda TNI Robert Suter Marut dan jajaran berbincang di samping C-130B/ A-1303. Sumber gambar: Dispenau.

Retrofit yang dilaksanakan terhadap pesawat C-130B Noreg A-1303 meliputi penggantian struktur Outer Wing, Rainbow Fitting, Engine Truss Mount, Fuselage Main Structure, Overhaul Propeller, memperbaiki dan mengganti 4 Assy Engine Low Performance, mengganti sistem Gas Turbine Compressor (GTC) dengan Auxiliary Power Unit (APU) dan Enviromental Control System (ECS) Module.

Sedangkan pengerjaan upgrade meliputi peningkatan sistem avionik, yaitu mengganti seluruh sistem E-4 menjadi sistem FCS 105, mengganti sistem Radio Altimeter AL-101 menjadi Radio Altimeter 4000, dan memasang sistem Enhanced Traffic Alert Collision Avoidance System with ATC/Mode S Tranponder (ETCAS-CAS-100).

Komandan Depohar 10 Kolonel Tek I Nyoman Sudarsana menjabarkan, persentase pengerjaan retrofit dan upgrade pesawat C-130/A-1303 oleh AIROD Sdn Bhd Malaysia saat ini sudah mencapai 93%. Kegiatan dilaksanakan dengan menyertakan sembilan teknisi dari Malaysia dan 14 teknisi dari Indonesia, yaitu para purnawirawan Depohar 10. Sudarsana menambahkan, empat pesawat C-130 Hercules Tipe B  milik TNI AU lainnya akan menjalani proses retrofit dan upgrade di Subang, Malaysia.

Test Flight perdana C-130B/A-1303 disaksikan oleh Dankoharmatau Marsda TNI Robert Suter Marut, Kadisaeroau, Waaslog KSAU, Sesdispenau, Danlanud Husein Sastranegara, Dandepohar 10, staf Kementerian Pertahanan, serta Head of Business Development AIROD Sazahan Yassin dan staf.

(Sumber: angkasa.co.id)

Masukkan kata kunci pencarian pada kotak pencarian di atas, kemudian tekan Enter. Atau tekan Esc untuk keluar.

 

.:: COMING SOON ::.